3 Hari Sebelum Mantan Suaminya Meeninggal, Dewi Sandra Singgung Soal Kemaatian Hingga Perceraiannya Dengan Glenn Fredly, Banjir Tangisan, Firasat?

Musisi berdarah Maluku Glenn Fredly meninggal dunia Rabu (8/4/2020)

"Telah berpulang saudara kami, Glenn friedly, malam ini. Mhn dimaafkan semua salahnya. Dia yg selalu hadir menggerakkan kita semua," tulis Tompi melalui pesan WhatsApp, dikutip dari Kompas.com.

Glenn Fredly disebutkan meninggal setelah menderita meningitis di Rumah Sakit Setia Mitra, Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.

Di balik meninggalnya Glenn, ada satu yang memantik perhatian.

Sponsored Ad

Yakni postingan mantan istri Glenn, Dewi Sandra di akun Instagramnya tiga hari lalu.

Dewi, yang bercerai dengan Glenn pada 2009 menulis postingan panjang soal kematian.

Dia membahas betapa sedihnya ketika sang ibu meninggal

"Ku ingat betapa marahnya kpd Rabbku ketika ibuku meninggal. Meninggal-nya sosok yg paling berpengaruh dlm setiap hati manusia maka dampaknya besar pula... this one leaves a hole in the heart like no other...

Pesanku menunggu.. pesanku berbunyi...”Tak ada yang abadi dan kematian itu pasti. QS An’Nur 42 “ Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk).”

Sponsored Ad

Dewi juga mengungkit tentang kegagalan cintanya 

"Ku ingat betapa kecewanya kepada Allah ketika ku gagal dalam cinta. Lagi2 pelajaran bahwa manusia itu lemah dan tak bisa diandalkan, aplagi ketika nafsu dan emosi liarnya berharap bahwa hati bisa terpenuhi dgn cinta manusia.

Oh manusia mmg bodoh. Kami ini tidak punya kapasitas utk mengisi segumpal daging yg daya rasanya seluas semesta.

Sekarang ku paham pesan untukku, “Jangan pernah berharap pada manusia, karena manusia lemah dan terbatas.”

Sponsored Ad

View this post on Instagram

PESAN Hmmm... terlalu sering ku bersikap arogan dan sok tau dan jujur aja, aku ini hamba yang kelewatan batas, tapi Allah Yang Maha Baik selalu menghadiahkanku sebuah pesan...😭 . Ku ingat betapa marahnya kpd Rabbku ketika ibuku meninggal. Meninggal-nya sosok yg paling berpengaruh dlm setiap hati manusia maka dampaknya besar pula... this one leaves a hole in the heart like no other... Pesanku menunggu.. pesanku berbunyi...”Tak ada yang abadi dan kematian itu pasti.” QS An’Nur 42 “ Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk).” . Ku ingat betapa kecewanya kepada Allah ketika ku gagal dalam cinta. Lagi2 pelajaran bahwa manusia itu lemah dan tak bisa diandalkan, aplagi ketika nafsu dan emosi liarnya berharap bahwa hati bisa terpenuhi dgn cinta manusia. Oh manusia mmg bodoh. Kami ini tidak punya kapasitas utk mengisi segumpal daging yg daya rasanya seluas semesta. Sekarang ku paham pesan untukku, “Jangan pernah berharap pada manusia, karena manusia lemah dan terbatas.” QS Al- Ahzab :72 “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” . Kuingat dgn jernih ketika ku menantangNya. Ego lagi tinggi2nya, perhiasan2 dunia dlm gengaman... lalu kubertanya kenapa tak ada rasa bahagia? Pesan terberat datang pada hari itu... “Jika engkau ingin bahagia maka lepaskan dunia.” QS Al-An’am : 32 Dan kehidupan dunia tak lain adalah permainan dan senda gurau." . . Pagi ini, tak ingin mengeluh... dan sungguh ku sangat suka dgn keheningan ini...sunyi ini mengizinkanku utk menikmati keindahan pagi dan hembusan nafas yang sering kuabaikan. Hidup yg sempurna? tentulah tidak... masalah akan ada dan selalu ada... tidakkah kita tinggal di bumi yang sama? Bukankah dunia sdng berjuang melawan virus si 1 ini? Tarik nafas... jgn mengeluh... krn pesanNya telah datang via pertanyaan. “Jika hari2 ini belum mau kembali ke Allah lalu, mau diuji seperti apa lagi?” . #doa #kembalikeAllah #muhasabahhati #nasehatsangguru 📷 @tommysiahaan

Sponsored Ad

A post shared by @ dewisandra on

"QS Al- Ahzab :72 “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.”
"Kuingat dgn jernih ketika ku menantangNya. Ego lagi tinggi2nya, perhiasan2 dunia dlm gengaman...

lalu kubertanya kenapa tak ada rasa bahagia? Pesan terberat datang pada hari itu...

Sponsored Ad

“Jika engkau ingin bahagia maka lepaskan dunia.”

QS Al-An’am : 32 Dan kehidupan dunia tak lain adalah permainan dan senda gurau." .
Pagi ini, tak ingin mengeluh... dan sungguh ku sangat suka dgn keheningan ini...sunyi ini mengizinkanku utk menikmati keindahan pagi dan hembusan nafas yang sering kuabaikan.

Hidup yg sempurna? tentulah tidak... masalah akan ada dan selalu ada...

tidakkah kita tinggal di bumi yang sama?

Bukankah dunia sdng berjuang melawan virus si 1 ini? Tarik nafas... jgn mengeluh...

krn pesanNya telah datang via pertanyaan. “

Jika hari2 ini belum mau kembali ke Allah lalu, mau diuji seperti apa lagi?”

Sumber: wartakota

Kamu Mungkin Suka