Detik-detik Sebelum Nikah, Ia dapat Pesan dari Selingkuhan Calon Suaminya! "Yang Dilakukannya" Kemudian Bikin Geger Hadirin!

Pernikahan adalah hari terpenting wanita. Dengan dandanan yang cantik, wanita berjalan didampingi dengan orang tercinta, bersama-sama melangkah ke tahap hidup selanjutnya. 

Siapa sangka, yang dialami Casey kali ini malah sebuah bencana yang merusak pernikahannya. Detik-detik sebelum pernikahan, ia menerima pesan dari selingkuhan calon suaminya yang akhirnya membuatnya melakukan keputusan terbaik dalam hidupnya.

Sponsored Ad

Dilansir dari media Inggris, Daily Mail, seorang pengantin wanita yang bernama Casey (nama samaran) tiba-tiba menerima SMS dari selingkuhan calon suaminya. 

Berikut ceritanya.


Aku berdiri di kamar dengan berbalut gaun pengantin. Kulihat wajah bahagia teman-teman dan keluargaku. 

Tanganku tak hentinya gemetaran.

Alex dan aku sudah berpacaran selama 6 tahun. Selama ini aku selalu merasa dia adalah orang yang tepat untukku. Keluarga kami sudah berteman dan sering berkumpul bersama, aku percaya, pernikahan kami akan berlangsung bahagia. Namun semuanya berubah pada malam sebelum hari pernikahanku.

Sponsored Ad


Malam sebelum pernikahanku, aku berjalan-jalan bersama teman baikku. Ponselku tak hentinya berdering dan pesan demi pesan tak hentinya masuk ke ponselku. Kuambil ponselku dan kulihat isi pesan yang kuterima kali ini.

Sponsored Ad

Namun pesan kali ini bukanlah ucapan selamat seperti yang kuperkirakan. Isi pesan ini membuat ku terdiam dan jantungku berdegup kencang.

Pesan itu berisi kumpulan foto screen shot dari sebuah nomor yang tak ku kenal.

Di pesan itu tertulis, "Aku tidak akan menikah dengan orang seperti ini. Kalau kamu?"


Ternyata foto screen shot itu adalah bukti percakapan calon suamiku dan wanita lain. Tidak lupa tersemat foto mereka berdua yang sedang bermesraan.

Sponsored Ad

Wanita itu terlihat sangat berbeda denganku. Aku berambut pirang dan berkulit putih, sedangkan wanita itu berambut hitam dan berkulit gelap.


Pesan chat itu ada yang dari berbulan-bulan lalu hingga beberapa hari lalu. Pikiranku serasa mau pecah, dan darahku sudah naik sampai ke ubun-ubun.

Lalu kubaca semua pesan chat itu.


"Akhir minggu ini, hanya aku dan kamu. Ayo, wanita terseksi, aku ingin merasakan kehebatanmu."


"Bodimu seksi banget, dan kamu pinter banget manfaatin bodimu itu. Aku benar-benar berharap pacarku bisa punya setengah dari kemampuanmu."

Sponsored Ad


"Aku sangat merindukanmu. Aku tak bisa berhenti memikirkanmu. Aku belum pernah merasakan ini sebelumnya..."


Kalimat demi kalimat yang kubaca seakan seperti pisau yang menikam hatiku berkali-kali. Pernikahanku akan diadakan beberapa jam lagi dan bagaimana bisa aku membatalkan semuanya ini? Banyak undangan yang sudah datang dari jauh-jauh tempat dan banyak yang sudah dibayar.

Sponsored Ad

Bagaimana bisa Alex melakukan hal ini terhadapku?

Tangisku pecah dan dadaku terasa sangat sakit. Sakitnya tidak bisa diungkapkan kata-kata. 

Teman-temanku menghiburku dan mulai mengata-ngatai Alex. Mereka memintaku segera menelepon Alex dan membatalkan pernikahan ini.


Namun, aku sangat mencintai Alex. Aku ingin menikah dengannya besok. Aku terlalu syok dan sedih. Aku tidak sanggup meneleponnya.


Aku dan teman-temanku lalu mencoba untuk tidur. Namun, aku tidak bisa tidur sama sekali. Sampai saat dini hari, aku membangunkan teman-temanku dan memberitahukan mereka keputusan akhirku.

Sponsored Ad

Aku akan tetap ikut acara pernikahan dan mempermalukan Alex di di hadapan teman-teman dan keluarga.


Beberapa jam kemudian, acara pernikahan pun dimulai. Dengan gaun pernikahan yang kini hanyalah sebuah kostum saja, aku berjalan ke depan altar, dan kupegang mikrofon.

Aku tarik nafas dalam-dalam, dan kubeberkan semua apa yang kulihat kemarin itu di hadapan teman-teman dan orang tua kami.


Sponsored Ad

"Hari ini tidak akan ada pernikahan." kataku memulai.

"Alex ternyata tidak seperti yang kukira."

Hadirin mulai kaget dan Alex mencoba menggenggam tanganku. Namun aku melempar bungaku dan membuka ponselku.

Kubaca setiap kalimat percakapan antara Alex dan selingkuhannya dengan sangat nyaring. Wajah Alex saat itu sudah sangat merah.

Sponsored Ad

Aku tatap dia, dan dia tidak bisa mengucapkan sepatah katapun. Dia lalu berlari keluar dari gereja dan keluarganya hanya bisa syok terbelalak.


Dengan mikrofon ku ucapkan terima kasih kepada para hadirin.

"There will not be a wedding reception today, but instead, there will be a celebration of honesty, finding true love and following your heart even when it hurts,"

"Aku sangat menyayangi kalian, dan terima kasih atas kehadiran kalian di sini. Hari ini tidak akan ada pernikahan, namun kita bisa merayakannya bersama-sama. Merayakan kejujuran, menemukan cinta sejati, dan mengikuti kata hati, walaupun rasanya sakit."


Ini mungkin adalah keputusan terbaik yang telah dilakukan oleh Casey. Setidaknya dia tidak menikahi orang yang salah dan berkesempatan untuk mencari orang yang tepat untuknya.

Bila kalian jadi Casey, apa yang akan kalian lakukan?

Sumber: micelle

Kamu Mungkin Suka