Sebelum Terkenal, Chow Yun-Fat dan Jackie Chan Ternyata Pernah Melakukan Pekerjaan Tak Terduga Ini yang Bikin Netizen Melongo Gak Percaya!

Berbicara tentang Chow Yun-fat atau Jackie Chan, keduanya adalah dua nama aktor legendaris yang namanya dikenal di mana-mana. Keduanya pun dianggap sebagai aktor besar yang memiliki kemampuan akting yang sangat baik, dan selain itu keduanya pun di luar dunia entertainment mempunyai reputasi yang baik dengan sering melakukan kegiatan amal.

Sponsored Ad

Baik Chow Yun-fat atau Jackie Chan, keduanya tidak berasal dari keluarga kaya. Mereka berdua pun harus melewati jalur yang terjal, berliku-liku dan juga melewati masa-masa sulit sebelum meraih kesuksesan seperti sekarang ini.

Sponsored Ad

Chow Yun-fat berasal dari keluarga miskin. Di usia belasan tahun, demi memiliki uang untuk makan, ia harus putus sekolah dan bekerja. Chow Yun-fat kemudian sempat bekerja sebagai tempat cuci mobil. Pernah suatu hari, Chow Yun-fat mencuci sebuah mobil milik orang kaya. Ia sangat tertarik dan kagum dengan mobil yang ada di depannya, yaitu mobil mewah Rolls-Royce. Ia lalu tanpa sadar membuka pintu mobil dan hendak menyentuh setir mobil dengan tangannya yang masih kotor.

Sponsored Ad

Hal tersebut terlihat oleh si pemilik mobil dan Chow Yun-fat pun langsung dimarahi,”Kamu tidak akan sanggup membeli mobil seperti ini! Gaji kamu selama 10 tahun pun tidak akan cukup untuk membayar uang mukanya! Jangan kamu sentuh mobilku dengan tangan kotormu itu!” Jika mengingat kejadian itu, Chow Yun-fat hanya bisa tertawa.

Sponsored Ad

Chow Yun-fat mengatakan bahwa pada saat itu tentu saja dirinya merasa sangat sakit hati. Tapi, hal itu jugalah yang menjadi pendorong bagi Chow Yun-fat untuk merubah nasibnya. Sekarang ini, Chow Yun-fat telah menjadi aktor besar dengan kekayaaan berlimpah. Namun, ia tetap hidup sederhana dan bukannya langsung ‘melampiaskan’ kekesalan masa lalunya itu. Terlihat, kita bisa sering melihat seorang Chow Yun-fat lebih memilih berdesakan di angkutan umum daripada naik mobil mewah.

Sponsored Ad

Selain itu, Chow Yun-fat dikenal sebagai aktor yang sangat ramah. Ia sering berkeliaran di tempat-tempat umum, seperti pasar tradisional dan pusat perbelanjaan. Saat bertemu dengan para penggemar dan dihadapkan dengan banyaknya permintaan foto, Chow Yun-fat tidak pernah menolaknya. Dengan kekayaan yang berlimpah yang dimilikinya sekarang ini, Chow Yun-fat justru lebih memilih untuk menyumbangkannya kepada orang-orang yang membutuhkan.

Sponsored Ad

Tidak hanya Chow Yun-fat, mega bintang yang namanya begitu terkenal di dunia internasional seperti Jackie Chan pun memiliki cerita hidup yang sama. Sebelum sesukses sekarang, Jackie Chan muda sering kali mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan karena dirinya yang belum sesukses sekarang pada saat itu. Pada usia 20 tahun, Jackie Chan sempat bekerja sebagai buruh kontruksi.

Sponsored Ad

Pernah suatu hari saat Jackie Chan hendak membeli sebuah kemeja, seorang petugas berkata,”Kemeja ini sangat mahal, Anda sebaiknya tidak mencobanya daripada mengotori baju ini dan membuat kami tidak bisa menjualnya lagi.” Memang pada saat itu Jackie Chan masih belum memiliki banyak uang, dan ia pun tidak berniat untuk membeli baju kemeja yang mahal itu. Jackie Chan hanya ingin merasakan bagaimana rasanya mengenakan baju kemeja.

Sponsored Ad

Jackie Chan sendiri tidak pernah menyangka bahwa dirinya yang awalnya begitu dipandang rendah oleh orang-orang, ternyata di usia 22 tahun bisa menjadi aktor besar. Di usia 22 tahun, Jackie Chan sudah memiliki pendapat sebesar 4,8 juta dolar Hong Kong (sekitar 8,7 M rupiah). Setelah memiliki uang, Jackie Chan kembali ke toko kemeja yang dulu sempat memandang rendah dirinya.

Sponsored Ad

Jackie Chan lalu membeli semua kemeja paling mahal. Jackie Chan bahkan berkata,”Kali ini toko kalian kedatangan tamu besar. Ayo siapkan baju-baju itu dengan baik untukku bawa pulang.” Sebenarnya Jackie Chan sengaja membeli begitu banyak baju untuk membalas perlakuan petugas yang dulu sempat menghinanya. Jackie Chan pada saat itu merasa sangat bahagia bisa menyuruh petugas tersebut untuk bolak balik mengambil kemeja yang diinginkan dan terlihat kelelahan.

Namun, beberapa waktu yang lalu Jackie Chan mengatakan,”Jika diingat-ingat, tindakanku saat itu sangat memalukan. Aku tidak seharusnya bersikap seperti itu. Aku harus belajar untuk berjiwa besar, bukan membalas perlakuan jahat orang-orang. Aku sadar bahwa pada saat itu aku terkena penyakit ‘orang kaya baru’.”

Lalu, Jackie Chan pun memulai aksi kemanusiaan dengan kebohongan. Awalnya hal itu dilakukan hanya untuk tebar pesona dan menaikkan popularitasnya saja. Namun, akhirnya pada satu titik Jackie Chan mulai merasa malu atas tindakannya selama ini.

Perlahan-lahan Jackie Chan mulai menapaki jalan dengan tulus. Jackie Chan berkata,”Aku akan menjalankan bidang ini hingga akhir hayat. Aku harus menjadi lebih berguna untuk orang lain.” Jackie Chan merasa dengan melakukan aksi kemanusiaan, secara tidak langsung ia juga mendapat banyak pelajaran dan diberi tahu bagaimana seharusnya menjalani hidup ini dengan benar. 

Walau ada sedikit perbedaan antara Chow Yun-fat dan Jackie Chan dalam bersikap setelah menggapai kesuksesan, tapi pada akhirnya keduanya berhasil menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Dari sini kita bisa melihat bahwa orang baik bukanlah orang suci, namun ia adalah orang yang selalu mengembangkan diri dan butuh proses untuk menyempurnakan diri.

Sebagai manusia, kita seharusnya selalu bermurah hati dan memberikan dorongan dan mengurangi celaan. Dengan demikian orang baik itu makin lama akan semakin baik dan banyak…^^


Sumber: Toutiao


Kamu Mungkin Suka