Jika Salah Didik, Anak Bisa Jadi Minder dan Penakut. "Inilah" Yang Harus Diajar Kepada Anak Sejak Kecil!

Dalam proses tumbuh dewasa, rasa percaya diri sangat penting. 


Sponsored Ad

Rasa harga diri yang baik dapat menjadi fondasi yang kuat untuk masa depan anak dan bahkan menentukan perkembangan masa depan anak. Oleh karena itu, cara mengajar anak sangat penting. Berikut ini adalah 28 cara untuk membuat anak percaya diri sejak kecil:


Sponsored Ad

1. Menanggapi permintaan anak dengan serius

Jika anak berdiri di ruang tamu dan menyatakan permintaannya: "Ibu, saya ingin minum susu." Namun kamu masih sibuk memasak di dapur, katakan kepadanya waktu yang spesifik: "Ibu sedang masak nasi, nanti ibu bantu kamu ambil susunya yah?". Sering mengabaikan kebutuhan anak akan membuatnya kehilangan kepercayaan diri karena anak dapat merasa bahwa dia tidak dihargai.

2. Beri anak kesempatan untuk membuat pilihan

Sponsored Ad

Ketika mau bepergian pada hari liburan, mintalah pendapatnya. Tapi jangan bertanya, "Kamu mau pergi kemana?", tetapi tanyalah, "Kamu mau pergi ke kebun binatang atau ke museum?". Biarkan dia membuat pilihannya sendiri, ini dapat menambahkan keyakinan terhadap diri sendiri.

3. Tidak menertawai anak

Anak yang baru belajar berbicara akan tidak sengaja mengucapkan kata yang salah. Jangan menertawakannya juga jangan menekankan yang benar. Ajari dia secara perlahan. Menertawakannya selama masa belajar anak akan membuatnya kehilangan kepercayaan diri dan minat untuk belajar.

Sponsored Ad

4. Menjawab pertanyaan anak dengan serius

Jika anak mengajukan pertanyaan, kamu harus mendengarkan dengan sabar. Jika kamu tidak dapat menjawabnya, katakan dengan jujur, jangan pura-pura tahu. Biarkan dia tahu bahwa tidak ada orang yang bisa melakukan segalanya. Singkirkan kekagumannya terhadap orang lain untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.

5. Membuat anak merasa bahwa dia dibutuhkan

Gunakan nada diskusi untuk membiarkan anak melakukan apa yang dia bisa lakukan, seperti "Bantu ibu ambil koran yah?". Biarkan anak tahu bahwa dia dibutuhkan, ini adalah cara terbaik untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

Sponsored Ad


6. Pajang pekerjaan anak di rumah

Pajang gambar atau pekerjaan anak dirumah. Kamu juga bisa buat rak pajangan khusus untuk pekerjaannya. Ini dapat memberikan anak rasa hormat dan percaya diri.

7. Berikan anak ruangan khusus untuknya

Sponsored Ad

Beri anak ruangan khurus untuknya. Disana, dia dapat bermain bebas tanpa pengekangan. Karena dia memiliki ruangan sendiri, dia akan merasa aman.

8. Toleransi ibu adalah tanah untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak

Jangan selalu menyalahkan anak karena kamar anak berantakan atau hal lainnya. Sebaliknya, ajari dia untuk membereskan mainan yang berserakan dan melakukannya bersamanya. Toleransi ibu adalah tanah untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak.

Sponsored Ad

9. Jangan membandingkan anak

Jangan mengatakan, "Lihat, kakak sudah bisa menghitung. Kamu tidak, bodoh banget". Membanding-bandingkan anak hanya akan merusak kepercayaan diri anak.

10. Berikan tanggung jawab ke anak

Ketika bawa anak ke supermarket, kamu boleh memberikan uang kepadanya agar dia yang membayar. Meskipun dia masih belum bisa menghitung, tapi dia memiliki rasa bangga karena bisa melakukan apa yang dilakukan orang dewasa.


Sponsored Ad

11. Membiarkan anak memilih pakaiannya sendiri

Ketika membeli pakaian untuk anak, biarkan mereka memilih warna dan gaya yang mereka suka. Mungkin kamu tidak menyukai warna yang dipilihnya, tetapi jangan menolaknya. Menghormati pendapat anak adalah awal dari keyakinannya.

12. Berkomunikasi dengan anak

Menonton kartun favoritnya bersama anak-anaknya, mendiskusikan karakter dan cerita favoritnya dengan dia, dan merasa tertarik dengan pandangannya. Interaksi dan komunikasi yang adalah tangga yang memberinya kepercayaan diri.

Sponsored Ad

13. Membiarkan anak melakukan hal yang dia bisa

Biarkan anak mencuci kaos kakinya sendiri. Tidak usah takut tidak bersih. Kamu bisa mengajarkannya. Selain itu, hal ini akan membuat anak lebih percaya diri.

14. Mendorong anak untuk tampil

Ketika anak sedang latihan membaca puisi, bercerita atau bernyanyi, berikan dia dorongan. Melatihnya untuk berani tampil akan melatih kepercayaan dirinya.

15. Membiarkan anak bermain dengan anak seumuran mereka

Membiarkan anak bermain dengan anak seusianya dapat membuatnya semakin aktif dan belajar untuk berinteraksi dengan orang-orang dari segala usia. Ini dapat mengembangkan keterampilan sosialnya dan kepercayaan dirinya.


16. Bantu anak membuat rencana dan mengingatkan dia untuk melakukannya

Misalnya, mengingatkan bahwa sudah waktunya untuk bermain piano dan bernegosiasi dengannya ketika membuat rencana. Ingatkan dia seperti ini, "Nak, sudah waktunya latihan piano loh". Biarkan dia mengembangkan kebiasaan melakukan hal-hal sesuai rencana. Jadilah orang yang baik dan percaya diri.

17. Jangan menghentikan dia menjelajahi apa yang dia minati.

Anak-anak harus mencoba berbagai macam hal baru seperti main botol coca cola dan kotak sepatu. Jangan semaunya menghentikannya. Anak suka mengeksplorasi apa yang dia minati. Jika kamu melarangnya, maka kepercayaan diri dalam eksplorasi akan terhenti.

18. Bantu anak mengembangkan kepribadian yang positif

Bantu anak-anak untuk mengembangkan kepribadian yang positif. Jika anak tidak sabaran, maka kamu bisa melatih kecepatannya dalam melakukan sesuatu; jika dia adalah anak yang lambat, maka kamu bisa melatih rasionalitasnya. Memaksanya untuk mengubah karakternya akan membuat kamu kehilangan kepercayaan padanya dan membuatnya kehilangan kepercayaan diri.

19. Ajar dia untuk mengenali penampilannya sendiri sejak usia dini

Misalnya, beritahu dia bahwa meskipun matanya yang besar, tetapi mata kecil itu sangat menarik. Kepercayaan diri sering hilang dari ketidaksetujuan penampilan seseorang.

20. Usahakan agar anak keluar dari ketergantungan dalam hidup

Ajar anak untuk bangun karena jam alarm bukan karena dibangunkan oleh orangtua. Seorang anak yang dapat merawat dirinya sendiri dapat merasa percaya diri dalam situasi di mana dia tidak bergantung kepada orang lain.


21.  Biarkan anak-anak tahu lebih banyak dan lebih dari usia dini

Ketika bepergian dengan anak, beri tahu dia lebih banyak tentang binatang, tumbuhan, geografi, dan cerita. Melihat lebih banyak pengetahuan dapat menambah kepercayaan dirinya.

22. Ketika anak menghadapi masalah, bantu dia menganalisa

Ketika anak mengalami masalah, dengan nada yang sabar dan tidak menghakimi, analisa apa masalahnya. Ajar anak agar tidak melakukan kesalahan yang serupa. Cara ini sangat penting untuk memperbarui kepercayaan dirinya.

23. Mendorong anak untuk memecahkan masalah

Contoh yang paling gampang adalah ketika anak mengalami kesulitan untuk mengeja teka-teki jigsaw. Pada saat ini, kamu bisa mendorong anak untuk mencari jawabannya sendiri. Ketika dia menemukan jawabannya sendiri, ini dapat membuatnya lebih percaya diri.

24. Puji anak ketika mereka mengalami kemajuan

Memujinya sama dengan bahasa persetujuan terhadap anak. Tetapi jangan memujinya tanpa spesifik. Katakan: "Wah, kamu sudah bisa buang air kecil sendiri, pintar banget." Jangan katakan: "Sayang, kamu sangat pintar, ibuku sayang sama kamu." Pujian spesifik memberinya kepercayaan diri, dan pujian kosong akan membuatnya sombong.

25. Melakukan hal yang dijanjikan kepada anak

Jika kamu berjanji membawanya ke McDonald’s, maka lakukan itu. Jika kamu berjanji tetapi tidak melakukannya, ini akan membuatnya hilang kepercayaan kepada kamu.


26. Mendukung impian anak

Sediakan buku dan materi kepada anak untuk mendukungnya melakukan apa yang dia impikan. Hanya ketika anak menyadari bakat dan kemampuannya, dia akan lebih percaya diri.

27.  Jangan menghina kesalahan anak

Penghinaan tidak hanya menyakiti kepercayaan diri anak, tetapi juga membuat anak itu memberontak.

28. Orang tua berusaha untuk menjadi orang yang dihormati

Orang tua yang dihormati di masyarakat dan dapat meningkatkan kepercayaan diri anak. Orang tua harus mengikuti standar perilaku yang wajar dan berusaha untuk menjadi orang yang terhormat.

Semoga artikel ini bermanfaat yah sob! Yuk, SHARE dan LIKE artikel ini!

Sumber: heathyssky

Kamu Mungkin Suka