Mertua Beri "Kejutan Tak Terduga" Saat Pernikahanku! Semua Tamu pun Marah!

Hari ini kakak sepupuku yang bernama Lia akan menikah dengan pacarnya. Tapi, saat hari pernikahan terjadi yang hal tidak diharapkan…

Sponsored Ad

Rencana pernikahanya adalah kerabat dan teman langsung menuju hotel dan hanya tersisa sedikit orang untuk menemani sang pengantin wanita di rumah supaya tidak tidak kekurangan orang di lokasi.

Acara awalnya berjalan dengan mulus, tapi masalah terjadi saat acara makan tiba.

Sponsored Ad

Setelah upacara selesai, kedua pengantin pun berganti pakaian dan para tamu menunggu pengantin datang untuk melakukan sulang. Ketika Lia datang, ia langsung dibawa menuju meja makan orang tuanya terlebih dahulu, siapa sangka keributan pun terjadi. Alasannya karena posisi tempat duduk kedua orang tuanya diatur paling belakang, yaitu tempat mengambil makanan. Tentu saja ini membuat Lia sangat marah. Lia pun bertanya pada tantenya siapa yang mengatur ini semua. Tantenya malah berkata tidak apa-apa, semua sudah diatur dengan baik.

Sponsored Ad

Lia semakin tidak senang, ia langsung menghampiri suaminya dan bertanya dengan keras siapa yang mengatur ini semua. Wajah suaminya berubah jadi canggung, tidak tahu harus berkata apa. Pada saat ini, ibu mertuanya berdiri dan berkata, "tidak ada yang atur, semuanya bebas duduk, jangan berpikir terlalu banyak." Lalu, Lia mengambil gelas winenya dan berkata pada suaminya, "kalau gitu, ayo kamu perkenalkan padaku semua orang tua disini, aku harus memanggil mereka apa?" Lalu, suaminya melihat ke arah ibunya dan mulai memperkenalkan orang-orang satu per satu.

Sponsored Ad

Tuan rumah dari meja pertama adalah ayah dan ibu mertuanya. Di samping suami ada kakak dan kakak ipar, om dan tante, dan ada dua orang yang bukan kerabat suaminya tapi adalah partner bisnis. Kesamaan dari orang-orang di meja ini adalah semuanya sangat kaya.

Sponsored Ad

Lia tertawa pada suaminya berkata, "wah semua kebetulan ya?" Pada saat ini suasana makin tidak enak dan semua tamu melihat ke arah Lia dan suaminya. Lia kembali melihat-lihat orang-orang di meja depan dan melihat ke arah orang tuanya di belakang. Lalu, dia melempar gelas wine nya ke nampan dan melepas bros bunga pengantinnya dan menarik kedua orang tuanya pergi. Pada saat ini, semua orang berdiri dan ingin bertukar kursi dengan kedua orang tuanya. Suasana benar-benar kacau.

Sponsored Ad

Pada saat ini, ayah mertuanya merasa sangat malu, wajahnya terlihat buruk dan tidak berani mengatakan apapun. Akhirnya, Lia dan kedua orang tuanya pergi dari pesta pernikahan itu.

Sponsored Ad

Belakangan diketahui bahwa mempelai pria beserta kedua orang tuanya membawa banyak hadiah ke rumah Lia untuk meminta maaf. Tapi, Lia masih sangat marah dan bulan madunya juga dibatalkan. Masih belum tahu apakah keduanya melanjutkan pernikahan atau tidak.

Toleransi itu sangat dibutuhkan dalam pernikahan selain cinta pastinya. Dengan toleransi, konflik antara kedua belah pihak bisa diredam. Menikah adalah menyatukan dua individu, yang pastinya memiliki pandangan hidup dan pola pikir yang berbeda.

Sponsored Ad

Perbedaan inilah yang seringkali memicu konflik. Kehidupan setelah menikah tidak bisa disamakan dengan masa pacaran, yang setiap kali bosan dan berbeda pendapat dapat meminta putus atau break. Ada komitmen yang harus dipertanggungjawabkan dalam pernikahan. Maka toleransi sangat dibutuhkan dalam hal ini.

Sponsored Ad

Nah, mulai dari sekarang pupuk perasaan cinta terhadap pasangan. Belajar untuk lebih berempati dan bertoleransi. Meskipun terlihat sepele, hal ini sangat penting. Tentu saja, karena saat menikah maka banyak kejutan yang akan diberikan pasangan kepada kita. Yang bisa jadi tidak pernah diperlihatkan saat masa pacaran. Jadi, apakah kamu sudah belajar untuk bertoleransi hari ini?

Sumber: twhotnews

Kamu Mungkin Suka